Welcome, visitor! [ Register | Login

About Erlandsen05Khan

  • Member Since: October 17, 2019

Description

Penggelapan Saham Untuk Made Adi Wibawa
Mendengar perintah penyelewengan tersara-bara tentu saja meski hal yang asing pada telinga kalian. Salah satu kasus yang paling baru dari kasus tersebut dialami sebab pemilih sumbangan terbesar dari PT. Simasindo yaitu Made Adi Wibawa. Pemilik saham tersebut telah dilaporkan di tanggal 25 Juni 2019.

Bagi kalian yang sedang awam secara apa ini PT. Simasindo, perusahaan itu merupakan industri yang bermaksud untuk mengakomodasikan bisnis pemodalan dari Northcliff di dalam rekan saham. Menurut pemegang bagian dari PT. Simasindo yaitu Gerhat Siagian kasus penyelewengan jabatan sebab Made Lazim Wibawa & Gede Arie Suteja berikut mulai tercipta pada rapat kerja kongsi yang dijalani di tutup tahun 2015.

Pada rapat komitmen tersebut disepakati adanya strategi untuk pembelian saham untuk mengembangkan industri yang terletak di Daerah Mega Perunggu tersebut yaitu PT. Simasindo. Keinginan industri tersebut untuk mengembangkan industri dengan jalan pembelian bagian tersebut terealisasikan.

Hal tersebut terjadi kelanjutan adanya kesepakatan jual beli sumbangan diantara PT. Simasindo & juga PT. Swiss Dana Kapital Indonesia untuk dapat membeli reksadana Narada / saham PT. NKI yang mana mereka menunang saham mayoritasnya dan taklik tersebut berlangsung pada kalendar Desember tahun 2016.

Walakin terjadi reparasi SPA yang dilakukan sebab Made Pertama tadi dimana perubahan SPA terjadi pada bulan Februari 2017. Dimana yang sebelumnya pembelian bagian dilakukan sambil PT. https://medium.com/@yunus_81731/preskom-narada-made-adi-wibawa-dorong-milenial-berinvestasi-94f918b37338 dan diganti menjadi PT. Jatarupa dimana dalam kongsi tersebut lazimnya saham yang dimiliki per keluarga dari Made Adi tadi.

Ketika ditanya apa-apa alasan pergantian SPA tadi maka Made Adi menunjukkan bahwa taklik yang dikerjakan sebelumnya sambil PT. Simasindo untuk pemesanan saham tadi tidak pernah dilakukan pembayaran sehingga perjanjiannya dibatalkan. Beserta begitu terjadilah pengalihan yang dilakukan sama PT. Jatarupa tadi.

Disini terjadi disharmoni ketika karet pemegang jasa dari PT. Simasindo menunggu dari mana dana yang di miliki oleh PT. Jatarupa untuk membeli reksadana Narada tadinya. Sedangkan kiriman yang dimiliki oleh PT. Jatarupa otentik dimiliki per PT. Simasindo tadi. Menjadi itulah dahulu mula dari kasus penyelewengan jabatan yang dilakukan sambil pemilih sumbangan terbesar dari PT. Simasindo.

Sorry, no listings were found.